Setiap kita punya kerusakan diri dan retakan hati masing-masing. Yang dimana sebagai seorang remaja dan anak muda berusaha untuk memperbaiki dan mengobatinya dengan berbagai cara, yang menurut kita baik buat hidup kita. Namun, tanpa disadari semakin kita berusaha melakukannya dengan cara kita, justru semakin membuat kita ada dalam kerusakan-kerusakan yang lebih parah bahkan sampai pada akhirnya membuat kita tidak berfungsi lagi (mati total). Diri kita ini jika dianalogikan sama seperti sebuah kendaraan (mobil atau motor) yang dimana harus selalu dijaga & dirawat dengan baik & benar. Di dalam menjaga & merawatnya harus dipastikan dibawa ke bengkel yang tepat & montir yang betul-betul ahli dalam bidangnya. Supaya jika ada kerusakan-kerusakan kecil sekalipun dapat langsung dideteksi & diperbaiki dengan sempurna. Di dalam komunitas yang sehat dengan Tuhan Yesus sebagai pusat segalanya, Bengkel Pelajar hadir untuk menjadi sebuah wadah dimana kehidupan yang rusak, retak, bahkan hancur dapat dipulihkan & diperbaharui. Mengembalikan para remaja dan anak muda ke dalam rancangan-Nya yang semula, untuk dapat menjadi serupa dengan Kristus, serta menjadi komunitas yang saling support di dalam kehidupan bersama.

About the Disciples Ministry

Starting point

Engaging with educational experts, we uncovered what the most fundamental tools are for trainee teachers. This included how much time was required for training.

Support from local communities

Finding out the main enduring barriers to education, as well as the most essential requirements to childhood development in Haiti, was at the core of our mission here.

End result

By listening, engaging, and understanding exactly what was needed to empower educators in Haiti, we were able to equip 48 teachers with the necessary skills to use in the classroom.

DM

DISCIPLES MINISTRY

“No act of kindness, no matter how small, is ever wasted.”

– Abed